Details

City Center 1

Titik awal  : Museum Nasional
Titik akhir : Katedral Jakarta

Durasi : 2-3 jam
Jarak   :2.25 km



Tempat menarik:


1. Museum Nasional Indonesia
Salah satu museum utama di Indonesia dengan lebih dari 140.000 koleksi. Patung gajah yang berdiri di depan pintu masuk museum adalah pemberian Raja Thailand (Siam), Raja Chulalongkorn, Rama V ketika berkunjung ke Jakarta (Batavia) pada tahun 1871.

2. Gedung Mahkamah Konstitusi.
Lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang merupakan pemegang kekuasaan kehakiman bersama-sama dengan Mahkamah Agung. Sembilan pilar yang menyangga gedung utama merupakan simbol dari sembilan hakim yang memimpin Mahkamah Konstitusi.

3. Taman Pandang Istana
Lokasi yang paling ramai ketika terjadi demonstrasi kepada pemerintah. Di pojok yang bertema ‘Bhinneka Tunggal Ika’ ini bisa ditemukan instalasi seni “Ragam Insan”, tempat duduk “Berbeda Tapi Satu”, lukisan “A Country with a Thousand Faces”, juga kutipan dari tokoh bangsa di lantainya.

4. Monumen Nasional
Ikon penting kota Jakarta dan simbol semangat masyarakat Indonesia yang tidak pernah padam. Dengan ketinggian 132 meter, monumen yang mengambil bentuk lingga dan yoni ini dibuka sejak tahun 1975. Taman yang berada di sekitarnya bernama Taman Merdeka dan menjadi taman terbesar di kota Jakarta.

5. Istana Merdeka
Salah satu istana kepresidenan Indonesia yang dibangun di abad ke-19. Istana yang awalnya bernama ‘Istana Koningsplein’ ini berubah menjadi ‘Istana Merdeka’ ketika penyerahan kedaulatan Indonesia di tanggal 27 Desember 1949 dan masyarakat meneriakan kata “merdeka!” di depan istana. Bung Karno pun mengubah namanya menjadi “Istana Merdeka”.

6. Mahkamah Agung
Mahkamah Agung (MA) adalah puncak peradilan negara tertinggi membawahi lingkungan peradilan umum, agama, militer dan tata usaha negara. Patung dada di depan gedung adalah ketua MA pertama Prof. Dr. Mr. Kusumah Atmaja yang dilantik oleh presiden Republik Indonesia pertama 4 hari setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

7. Es Krim Ragusa
Salah Satu es krim legendaris di Jakarta yang buka sejak tahun 1932. Nama Ragusa diambil dari nama keluarga dari Italia yang membuka kedai es krim pertama kali, keluarga Ragusa. Salah satu rasa es krim favorit di sini adalah es krim nougat di antara berbagai rasa dan jenis lainnya.

8. Masjid Istiqlal
Diresmikan pada than 1978 oleh Presiden Suharto, ide untuk membangun masjid agung sebenarnya datang dari presiden pertama Indonesia, Sukarno. Nama Istiqlal berarti kemerdekaan sebagai rasa syukur atas kemerdekaan negara Indonesia. Dengan kapasitas 200.000 orang, masjid ini menjadi masjid terbesar di Asia Tenggara.

9. Katedral Jakarta
Nama resmi dari gereja Katolik ini adalah gereja Santa Maria Pelindung Diangkat ke Surga tapi bangunan yang diresmikan di than 1901 ini lebih dikenal dengan nama Gereja Katedral Jakarta. Gereja ini memiliki tiga menara dengan nama masing masing: Menara Benteng Daud, Menara Gading, dan Menara Angelus Dei yang terletak di tengah-tengah bangunan. Di pintu utama gereja ini terdapat tulisan latin “Beatam Me Dicentes  Omnes Generationes” yang berarti “Semua Keturunan Menyebut Aku Bahagia”.


City-Center-min.jpg