Starts in:
Event Info:
  • 01-01-1970
  • 01-01-1970
  • |
Buy Tickets

Details

     
   

Rumah bergaya oriental yang terletak di Jalan Gajah Mada No.188, Jakarta Barat. Dahulunya merupakan rumah milik Mayor China di Batavia.
Gedung Candra Naya dibangun oleh Khouw Tian Sek, diperkirakan tahun 1807 atau tahun kelinci. untuk menyambut kelahiran puteranya pada tahun 1808. Nama Candra Naya pada tahun kelinci saat itu berasal dari lukisan dengan tulisan memakai karakter Han yang berarti “Pada musim gugur di tahun kelinci”. Pemilik dan penghuni bangunan ini awalnya adalah seorang Mayor yaitu Khouw Kim An.

Khouw Kim An lahir di Batavia pada 5 Juni 1879. Ia fasih berbahasa Belanda meskipun belajar di sekolah Hokkien. Khouw Kim An menjadi salah satu pendiri Tiong Hwa Hwe Kwan, Jakarta yang berdiri pada tahun 1900. Pada 1905 Khouw Kim An diberi pangkat letnan oleh Belanda, dan tiga tahun kemudian ia dipromosi menjadi kapten, dan naik pangkat lagi menjadi mayor pada 1910. Karena itulah Candra Naya dulu disebut sebagai Rumah Mayor.
 Pada tahun 1946 gedung ini sebagai  klinik cikal bakal RS Sumber Waras.  Gedung ini juga pernah digunakan Sin Ming Hui sebagai gedung SD, SMP, SMA. Pada 1965, Sin Ming Hui berganti nama menjadi “Perkoempoelan Sosial Tjandra Naja”.  dan pada tahun tahun 1960-an hingga 1970-an Candra Naya pernah menjadi tempat pesta pernikahan kaum kelas atas

Salah satu keunikan yang terdapat pada bangunan ini yaitu pada area dalam rumah utama atapnya terbuat dari kaca dan menjadi akses utama cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah. Atap tersebut dibuat sejak rumah tersebut dibangun. Kaca yang dijadikan atap merupakan pengganti tian jin, atau sumur langit dalam istilah filosofi China.
sampai dengan saat ini Gedung Candra Naya menjadi Cagar Budaya dan jejak sejarahnya terjaga dengan baik, meskipun terjepit di tengah bangunan.
Lalu bagaimana dengan Mayor China terakhir di Batavia?

Ternyata nasib Khouw tidak begitu baik di penghujung usianya. Ketika Jepang masuk ke Indonesia, Khouw ditahan di kamp konsentrasi dan meninggal disana pada 13 Februari 1945. Kamu dapat menemui makamnya di Komplek makam Petamburan. Di sana terdapat makam keluarga Khouw, termasuk O.G. Khouw, sepupu Khouw Kim An yang terkenal sebagai pengusaha kaya dan seorang filantropis.
Kini, Chandra Naya termasuk kedalam komplek hunian superblock PT. Modernland Realty Tbk. Namun, Chandra Naya berada di bawah supervisi Dinas Pariwisata DKI Jakarta.
 
Harga Tiket Masuk :
Untuk masuk ke rumah tersebut GRATIS, namun tidak diperkenankan untuk memotret dengan kamera beresolusi tinggi.
Fasilitas :
Area Parkir
Jam Operasional :
Setiap Hari mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB
Lokasi :
Jalan Gajah Mada No. 188, Jakarta Barat