Details

Pasar Baru 3
Titik awal      : Stasiun Juanda
Titik akhir     : Galeri Antara

Durasi   : 2-3 jam
Jarak     : 2 km



Tempat menarik:

1. Soto Padang Mangkuto
Soto Padang legendaris di Jakarta yang berdiri sejak tahun 1966 di Jakarta. Soto Padang berisi  dari irisan daging sapi yang renyah, soun, potongan perkedel, dan taburan bawang goreng hingga seledri lalu disiram dengan kuah soto yang dilengkapi lemak sapi gurih. Rasanya gurih sedap, dengan kuah soto yang sedikit kental dan lekat dari kaldu serta lemak sapi.

2.Lee Ie Seng
Salah satu toko kelontong dengan bangunan orisinal sejak tahun 1875. Pasar Baru adalah salah satu pasar pertama dengan menawarkan harga mati dan dibuka sejak tahun 1820. Barang-barang yang dapat ditemukan pun beragam mulai dari peralatan olahraga, musik, baju dan sepatu, kain, alat sekolah, sampai sayur mayur dan buah-buahan.

3. Toko Roti Bistro
Toko roti terenak di Pasar Baru! Dari luar terlihat sederhana tapi rasanya lezat dengan harga yang terjangkau.

4. Gereja PNIEL
Dibangun oleh arsitek Cuypers and Hulswit pada tahun 1913 sampai 1915, gereja ini awalnya bernama “Gereja Baru”. Penunjuk arah angin berbentuk ayam di atas gereja membuat gereja ini sempat disebut “Haantjes Kerk” atau ‘Gereja Ayam’.

5. Bakmi Gang Kelinci
Bermula dengan gerobak mie ayam pada tahun 1957, mie ayam ini menemukan namanya ketika berjualan di gang kelinci pada tahun 1962. Mie ayamnya yang lezat menjadikannya salah satu kuliner legendaris di Pasar Baru.

6. Cakwe Ko Atek
Disebut-sebut sebagai salah satu cakue terenak di Jakarta. Resep pribadi yang dimulai sejak tahun 1970 menjadikan cakue ini pilihan utama jajanan di Pasar Baru.

7. Sin Tek Bio (Vihara Dharma Jaya)
Berdiri sejak 1698, klenteng ini memiliki Hok Tek Ceng Sin atau dewa bumi sebagai dewa utama di antara dewa-dewa lainnya. Klenteng sangat sering ditemukan dekat dengan pasar sebagai perwujudan keseimbangan dalam hidup.

8. Toko Kompak
Diperkirakan di bangun pada pertengah abad ke-19, bangunan ini adalah rumah salah satu mayor Tionghoa di Batavia yang masih berdiri. Di balik tulisan “Toko Kompak”, terlihat tulisan “Sin Siong Wouw” yang merupakan nama asli toko ini sebelum diubah menjadi “Toko Kompak”.

9. Galeri Antara
Perhatikan tulisan di bagian luar gedung ini: “Proklamasi kemerdekaan Indonesia dipancarkan ke penjuru dunia dari gedung ini”. Begitulah pentingnya peranan gedung ini terhadap sejarah kemerdekaan Indonesia karena gedung ini adalah kantor berita.

Photos