Ketika matahari terbenam di kota, selalunya matahari terbenam sekitar jam enam sore di daerah tropis seperti di kota Jakarta ini, dan jam kerja akan segera berakhir, denyut kehidupan baru dimulai di kota metropolitan ini.

Jutaan eksekutif dan pekerja yang mengakhiri jam kerjanya dari gedung-gedung bertingkat, banyak di antaranya tidak langsung pulang namun memilih bersosialisasi dengan teman-temannya sambil menunggu berlalunya waktu puncak kemacetan.

Inilah saat kafe-kafe, restoran, tempat-tempat karaoke, bioskop dan tempat makan pinggir jalan penuh oleh orang-orang yang lapar akan hiburan dan juga ingin melepas lelah dari aktivitas rutin. Kemana harus bersantap dan daftar restoran yang menyediakan makanan Indonesia dan internasional, silahkan kunjungi  Daya Tarik Kulinerkami, dan ketika malam semakin tinggi, makan malam yang mewah, konser dan klub musik terus menghibur hingga menjelang subuh, ketika pedagang pertama pergi ke pasar sebelum fajar tiba. (Untuk menikmati konser, pertunjukan musik dan pertunjukan budaya, kunjungi  daftar lokasi Konser dan Teater kami)

Beberapa tempat terbaik untuk bersosialisasi bisa ditemukan di hotel-hotel mewah seperti Lowey di Oakwood, Burgundy di Grand Hyatt, atau di pusat perbelanjaan seperti Red Square dan Black Cat di Plaza Senayan. Beberapa klub malam dan tempat disko adalah Immigrant, Illegals and Stadium Jakarta di Jl. Hayam Wuruk dan lebih banyak lagi di jalan menuju Pecinan Glodok. Selain itu juga ada tempat untuk melewati malam berkaraoke bersama teman dan keluarga, sementara untuk mereka yang sedang mencari film bagus dan ingin menyaksikan bintang kesayangan mereka ,dapat menemukannya di bioskop-bioskop yang ada di pusat-pusat perbelanjaan.

Untuk informasi yang lebih lengkap, silahkan mengunjungi halaman berikut ini:

Konten dalam bagian ini