Potret Gereja Tertua di Indonesia

10 Jan 2017

Jakarta - Gereja Sion di Jakarta Pusat merupakan tempat ibadah orang Betawi keturunan Portugis dari dulu hingga kini. Inilah potret gereja tertua di Indonesia.

Gereja Sion di Jalan Pangeran Jayakarta merupakan salah satu yang tertua di Asia Timur dan Tenggara. Letaknya berada tidak jauh dari Stasiun Kota.

Di sana, saya pun disambut oleh pemandu setempat bernama Tasum. Dijelaskan oleh beliau, Gereja Sion sudah dibangun sejak 19 Oktober 1693 lewat peletakan batu pertama oleh Pieter van Hoorn. Pembangunannya sendiri memakan waktu dua tahun dan selesai pada tahun 1695.

Masuk ke dalam, traveler dapat melihat lantai gereja yang terbuat dari batu padat. Ditambahkan oleh Tasum, setiap lantai batu yang ada memiliki berat hingga 10 kg. Untuk dasarnya, ada fondasi kayu dolken yang ditanam dan diberi tambahan pasir di atasnya.

Selain sarat akan unsur historis, Gereja Sion pun tidak banyak berubah sejak pertama kali didirikan. Seperti diungkapkan oleh pak Tasum, hampir semua barang di dalam Gereja adalah original atau asli sejak dulu.

Selain lantai gereja yang masih terbuat dari batu, Gereja Sion juga memiliki alat musik Orgel atau organ pipa yang berasal dari abad 18. Yang hebatnya, orgel itu masih dioperasikan setiap minggu pertama di awal bulan.

Tepat di sisi kanan pintu masuk Gereja Sion, terdapat batu nisan dari salah satu tokoh kenamaan belanda yang telah tutup usia.

Lonceng gereja yang terletak di sisi samping. Di loncengnya ada tulisan 'God Allein de Eere' yang berarti Kemuliaan Hanya Bagi Allah.

Apabila dihitung hingga tahun ini, Gereja Sion akan berulang tahun yang ke 324. Menjadikan Gereja Sion sebagai yang tertua di Indonesia.

(Randy/detikTravel)

Sumber : https://travel.detik.com/readfoto/