Jumlah Wisman di Jakarta Melonjak 21,72 Persen, Tiongkok dan Saudi Arabia Terbanyak

 
 
https://wartakota.tribunnews.com/2019/08/05/jumlah-wisman-di-jakarta-melonjak-2172-persen-tiongkok-dan-saudi-arabia-terbanyak.
Penulis: Desy Selviany
Editor: Dian Anditya Mutiara
 
Jumlah Wisman - wisatawan mancanegara di Jakarta melonjak 21,72 persen pada periode Juni 2019.
 
WNA Tiongkok dan Saudi Arabia menjadi wisatawan terbanyak selama satu bulan terakhir.
 
Menjawab sejumlah pertanyaan yang masuk mengenai kunjungan wisatawan, berikut penjelasan yang dapat kami sampaikan:
 
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Wartakotalive.com Senin (5/8/2019) kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta melalui dua pintu masuk selama bulan Juni 2019 mencapai 191.550 kunjungan.
 
Angka itu menunjukan peningkatan sebesar 21,72 persen bila dibandingkan dengan bulan Mei 2019 yang mencapai 157.367 kunjungan.
 
“Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya (y on y) juga mengalami peningkatan sebesar 4,70% dimana jumlah kunjungan wisman ke Jakarta pada bulan Juni 2018 sebesar 182.943 kunjungan,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi.
 
Sehingga jika ditotalkan secara kumulatif kunjungan Wisman ke Jakarta pada semester satu dari bulan Januari hingga Juni 2019 mencapai 1.138.059 kunjungan.
 
Adapun 5 negara terbanyak yang berkunjung ke Jakarta selama bulan Juni 2019 ialah Tingkok sebesar 27.189 kunjungan.
 
Disusul Saudi Arabia sebanyak 23.294 kunjungan kemudian ada Malaysia sebanyak 14.620, Jepang sebanyak 14.445 kunjungan dan Singapura sebanyak 12.756 kunjungan.
 
Kenaikan kunjungan Wisman itu juga berdampak positif pada pemasukan hotel-hotel di Jakarta.
 
“Pada bulan Juni 2019 tingkat hunian kamar hotel berbintang, besarnya mencapai 50,51%,” kata Edy.
 
Sedangkan untuk rata-rata lama menginap tamu asing pada hotel berbintang pada bulan Juni 2019 sebesar 2,96 hari dengan rata-rata lama menginap sebanyak 3,17 hari.
 
Edy memastikan jika Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
 
Hal ini dapat dilihat dengan inovasi untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Jakarta, seperti pembukaan Kopikan Museum di halaman belakang Museum Sejarah Jakarta baru-baru ini.
 
Selain itu kata Edy, kenaikan jumlah kunjungan Wisman juga tidak akan membuat Disparbud berpuas diri.
 
“Jumlah pengunjung, tingkat hunian hotel dan lama menginap wisatawan akan terus ditingkatkan. Beberapa cara yang ditempuh dengan menambahkan atraksi bagi wisatawan di destinasi wisata,” tandas Edy.
 
 
 
 
 
 
>