Festival Lampu Hias Buat Monas Menyala di Malam Hari

 
https://www.gatra.com/detail/news/438448/lifestyle/festival-lampu-hias-buat-monas-menyala-di-malam-hari
Reporter: Angghi Novita 
Editor: Bernadetta Febriana
 
 
Jakarta, Gatra.com - Untuk memperingati HUT RI ke-74, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menghadirkan Festival of Light (festival lampu hias) di kawasan Taman Selatan, dan Taman Barat Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
 
Festival ini dibuka untuk publik mulai 14- 23 Agustus 2019. Pengunjung yang datang bisa menikmati beragam keindahan instalasi lampu dalam festival ini secara gratis.
 
Festival lampu hias ini menghadirkan puluhan instalasi lampu yang menarik. Instalasi lampu ini diantaranya berbentuk sosok Pangeran Jayakarta, Jenderal Sudirman, bentuk kapal laut, burung elang, bunga-bunga, hingga miniatur Rumah Proklamasi yang lengkap dengan sosok Ir Soekarno dan Mohammad Hatta saat membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan.
 
Terowongan lampu hias berwarna merah-putih juga menjadi keindahan dalam festival ini, sehingga menarik banyak pengunjung untuk berswafoto.
 
Adapula pertunjukan lampu dengan iringan musik di festival ini, yang dimulai pukul 18.30-22.00 WIB.
 
Salah satu pengunjung asal Kota Tangerang, Ari (35) sengaja membawa rombongan keluarganya untuk menikmati festival lampu hias ini. "Jarang-jarang ada momen seperti ini, mumpung monas ada festival lampu hias ini saya ajak istri dan dua anak saya," ujarnya kepada Gatra.com, Minggu malam (18/8).
 
Tak hanya Ari, pengunjung lain bernama Fenia Agusta (19) asal Jakarta juga mengapresiasi adanya festival ini. Menurutnya festival lampu hias ini bisa menjadi alternatif rekreasi bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga DKI Jakarta. "Seru sih, bisa liburan murah meriah, bisa foto-foto juga di sini, apalagi bagus ini hiasan lampu-lampunya," terangnya.
 
Menurut Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi DKI Jakarta, Sutanto Suhodo sebagai bagian dari pihak penyelenggara, festival itu sengaja digelar di Monas untuk meningkatkan daya tarik pengunjung di malam hari.
 
"Tanpa ini semua juga sudah ada banyak pengunjung, tapi lebih banyak di siang hari. Saya juga sering melihat turis-turis asing ada di sekitar Monas, tapi di siang hari," kata Sutanto dalam konferensi pers di Monas, Rabu malam (14/8).
 
Dengan digelarnya pameran lampu tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berharap masyarakat dapat mengapresiasi taman kota yang berada di sekitar kawasan Monas. Selain itu, menumbuhkan minat untuk mengulangi kunjungan terhadap acara-acara seni lainnya.
 
 
>