Dinas Pariwisata Kebudayaan Gelar Festival Kuliner Betawi


 

 
http://poskotanews.com/2019/08/18/dinas-pariwisata-kebudayaan-gelar-festival-kuliner-betawi/
 
 
JAKARTA – Melestarikan makanan tradisional khas Betawi, anjungan DKI Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar festival kuliner Betawi, Minggu (18/8/2019). Ratusan peserta yang terdiri dari 34 kecamatan menunjukkan kebolehannya dalam menampilkan makanan yang saat ini sudah sulit ditemukan.
 
Kepala UPT Anjungan dan Graha Wisata TMII, Fadlan Zuhran, mengatakan kegiatan yang digelar agar makanan Betawi terus dikenal masyarakat. Karena itu, para peserta yang merupakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) diminta menampilkan berbagai kreasi. “Dan untuk kali ini ada 34 peserta dari semua kecamatan di DKI termasuk Kepulauan Seribu,” katanya.
 
Menurutnya, dalam kegiatan itu, para pengurus PKK sengaja menyajikan makanan khas Betawi yang saat ini sulit ditemukan. Sehingga, nantinya masyarakat akan kangen dan terus mencari makanan yang mereka cicipi.
 
“Karena itu kami berharap produk dan makanan yang ada, bisa semakin dikenal masyarakat,” ungkapnya.
 
Selain lebih mengenalkan makanan khas Betawi, sambung Diah, diharapkan kegiatan ini bisa menambah penghasilan warga. Pasalnya, potensi ini bisa mengembangkan perekonomian warga yang nantinya akan dilibatkan dalam setiap kegiatan.
 
“Apalagi di Jakarta Timur ada beberapa lokasi yang akan dijadikan destinasi wisata, yang salah satunya adalah waduk Setu,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Kepala UPT Anjungan dan Graha Wisata TMII, Fadlan Zuhran menambahkan, festival kuliner Betawi yang digelar selain untuk menjadi ajang promosi, juga menjadi ajang silaturahmi. “Yang utama itu pesertanya, jadi ibu boleh lomba dan tetap akrab bersahabat. Apalagi pesertanya sendiri berasal dari 34 kecamatan yang ada di DKI dan Kepulauan Seribu,” terangnya.
 
Ditambahkan Fadlan, kegiatan itu merupakan acara tahun yang rutin digelar UPT Anjungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Pihaknya pun berharap dukungan yang lebih besar karena peminatnya setiap tahun terus meningkat. “Karena itu kami berharap kedepannya festival ini akan kedepannya semakin meriah dan lebih bagus lagi,” pungkasnya. (ifand)

 

 
>