PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA CIPTA CERPEN DAN PUISI TAHUN 2019 DISPARBUD DKI JAKARTA

PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA CIPTA CERPEN DAN PUISI TAHUN 2019 DISPARBUD DKI JAKARTA DAN YAYASAN HARI PUISI (INDONESIA)
 
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Yayasan Hari Puisi (Indonesia) telah menggelar Lomba Cipta Cerpen dan Puisi Tahun 2019. Lomba diselenggarakan dalam rangka ikut serta memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta Tahun 2019 (22 Juni) dan Perayaan Hari Puisi Indonesia Tahun 2019 (26 Juli).
 
Berikut pengumuman Pemenang Lomba Cipta Cerpen dan Puisi 2019 menurut kategori:
 
11 Cerpen Pelajar Terbaik
Dewan Juri: Ariany Isnamurti, Nana Sastrawan, Sihar Ramses Simatupang
 
1. Lu’lu Silmiyya (SMPN 209), Misi Rahasia
2. Daiva Putri Agung (SMPN 176), Khayalan Alden untuk Jakarta
3. Mahesa Rafian Syah (SMAK 2 Penabur),Mengenang Langit Emas Jakarta
4. Elsa Sandrianis (MA Nurul Falah), Perjuangan 
5. Teresa Stefany (SMPN 176), Sandal Lusuh Ikal
6. M. Irfan Dwi Putra (SMAN 65), Petualangan di Ibu Kota
7. Shenaeliandra Permana (SMPN 226), Petualangan di Jakarta
8. Levina Vita Damayanti (SMPN 176), Air Mata Jakarta 
9. Indah Gracia Renata (SMPN 233), Indonesia
10. Melisa Aprina (SMP Bunga Hati Bangsa), Kutunggu Kalian di Kalibata 
11. Gita Mutiara (SMKN 37), Kekayaan Budaya Jakarta
 
 
11 Puisi Pelajar Terbaik
Dewan Juri: Asrizal Nur, Jimmy S Johansyah, Sofyan RH. Zaid
 
1. Ina Gusti Al Kausar (SMKN 37), Satu Sisi dan Kata Maaf 
2. Stefhanie Ardianty (SMPN 190), Menapak Jejak Sejarah
3. Muhammad Wisnu Reihan (SMKN 14), Bagaikan
4. M. Irfan Dwi Putra (SMAN 65), Dari Sunda Kelapa Hingga Jakarta
5. Sanata Ariba Zahra (SMPN 48), Elegi Batavia
6. Yohanes Maruli (SMPN 105), Sebuah Kunjungan
7. Muhammad Reza Kamil (SMAN 68), Pelelang Ikan
8. Devy Arysandi (SMAN 40), Cerita Malam Jakarta
9. Alfianu Syifa (SMKN 36), Harapan Nyata
10. Yuliani Salsabila (SMKN 37), Cerita Sang Ibukota
11. Kezia Victoria Putri (SMPK 1 Penabur), Menjaga Budaya
 
 
11 Cerpen Umum Terbaik
Dewan Juri: Ahmadun Yosi Herfanda, Hasan Aspahani, Maman S. Mahayana
 
1. Kubur Kata, Dadang Ari Murtono
2. Pinjami Aku Mata, Indah Darmastuti 
3. Cara Bodoh Menertawakan Tuhan, Nurillah Achmad 
4. Ibu yang Lain, Dian Nangin
5. Secangkir Teh dan Surat dari Istana, Yuditeha
6. Seekor Kucing Tersesat di Bundaharan HI, Isbedi Stiawan Zs
7. Ziarah Soto Tangkar, Ruly R 
8. Cerita tentang Bapak, Rudi Rustiadi
9. Jakarta, Mashdar Zainal
10. Fragmen Jakarta, Wayan Jengki Sunarta 
11. Sepotong Sayap di Bulan Mei, Yoe Irawan
 
 
11 Puisi Umum Terbaik
Dewan Juri: Abdul Hadi W.M., Rida K. Liamsi, Sutardji Calzoum Bachri
 
1. Aku Mencarimu di Jakarta, Marhalim Zaini
2. Di Kota Tua Jakarta, Sulaiman Jaya 
3. Kota Rindu di Pundak Waktu Jakarta, Ruhan Wahyudi 
4. Belok Kiri, Jalan terus ke Kota Tua, Isbedy Stiawan ZS 
5. Napak Tilas Ibu Kota, A’yat Khalili 
6. Septima Puisi Jakarta,  Faris Al Faisal 
7. Sebuah Lorong di Kota Tua,   Alexander Robert Nainggolan 
8. Merayakan Galungan di Jakarta,   Wayan Jengki Sunarta
9. Matahari Jakarta yang Selalu Menyala,  Edy Pranata PNP
10. Muara Angke, Adri Darmadji Woko
11. Stasiun Sudirman, Ketut Sy. Abbas
 
 
 
>