Perketat Jam Buka, Ribuan Tempat Hiburan Malam di DKI Mulai Dipasangi Stiker Jelang Ramadan

http://jakarta.tribunnews.com/2019/05/03/perketat-jam-buka-ribuantempat-hiburan-malam-di-dki-mulai-dipasangi-stiker-jelang-ramadan.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Satrio Sarwo Trengginas

 
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Seribu tempat hiburan malam di DKI Jakarta mulai dipasangi stiker sejak Kamis (3/5/2019) malam hingga Sabtu (5/5/2019).
 
Tempat hiburan itu nantinya akan dipasangkan stiker terkait jam operasional oleh 45 petugas gabungan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Sudin Parbud dari 5 wilayah maupun Satpol PP. Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Asiantoro menjelaskan pemasangan stiker memang rutin dilakukan.
 
Hal ini berguna untuk tiap tempat hiburan malam lebih mematuhi peraturan dan memiliki sikap toleransi. "Penempelan stiker di lakukan mulai Kamis malam sampai Sabtu. Jadi per wilayah mendapatkan 200 stiker. Penutupan tempat hiburan malam wajib dilakukan saat H-1 Ramadhan, hari H Ramadhan, H-1 Idul Fitri, hari H Idul Fitri, H+1 Idul Fitri dan Malam Nuzulul Qur'an. Sasaran kita itu pada klub malam, diskotik, spa, griya pijat dan bar," jelasnya.
 
Ia menambahkan, dari seluruh wilayah di DKI Jakarta, Jakarta Timur adalah tempat yang memiliki hiburan malam paling sedikit. "Dari seluruh tempat itu, Jakarta Timur paling sedikit jadi kita fokuskan di kawasan Cakung. Nantinya kelebihan stiker dari tiap wilayah akan dikembalikan dan diberikan ke wilayah yang lebih banyak tempat hiburan malamnya seperti Jakarta Utara dan Jakarta Barat," sambungnya.
 
Selain itu, Kepala Seksi Hiburan dan Rekreasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Ujang Supandi mengatakan akan memberikan sanksi pada tempat hiburan malam yang melanggar. "Ini memang ditargetkan rampung hari Sabtu. Para petugas itu hingga pukul 01.00 WIB masih menyisir tiap tempat hiburan malam untuk diberikan stiker. Namun bila nantinya masih ditemukan pelanggaran kita akan berikan sanksi mulai dari peringatan hingga pemberhentian tempat tersebut hingga waktu yang ditentukan. Seperti tahun lalu 28 tempat hiburan malam dari griya pijat dan bar & resto kita berikan peringatan. Kalau mereka melanggar lagi akan kita berhentikan sementara," ucapnya.
 
Bagi pelanggar nantinya akan dikenakan sanksi berdasarkan Pergub dki no 6 tahun 2015 tentang kepariwisataan  dan Pergub DKI Nomor 18 tahun 2018 tentang penyelenggaraan usaha pariwisata. Saat ini ada sekitar 1.400 tempat hiburan malam dan hanya seribu yang akan dipasangi stiker. Sebab lokasi sisanya tidak berdekatan dengan lingkungan warga.
 
Nantinya juga untuk subjenis karaoke eksekutif, pub dapat menyelenggarakan kegiatan pada bulan Ramadhan mulai pukul 01.30 WIB sampai pukul 02.30 WIB. Sementara itu, untuk tempat karaoke keluarga dapat menyelenggarakan kegiatan usaha mulai pukul 14.00 WIB sampai pukul 02.00 WIB.
 

>