IFSR 2019 Menghidupkan Kembali Budaya Maritim Dunia Melalui Rute Rempah-Rempah Sebagai Warisan Dunia

Address

Auditorium BPPT, Jakarta

Open at

Contact

|

IFSR 2019
Menghidupkan Kembali Budaya Maritim Dunia Melalui Rute Rempah-Rempah Sebagai Warisan Dunia
 
Tanggal : 19 - 24 Maret 2019
Tempat  : Auditorium BPPT, Jakarta
 
Perdagangan rempah-rempah global di Asia melalui Samudra Hindia ke Samudra Pasifik yang menghubungkan tiga benua utama (Asia, Afrika, Eropa), telah meninggalkan jejak peradaban yang signifikan. 
 
Dalam perjalanan sejarah, Indonesia telah memainkan peran penting dalam ekonomi dunia karena posisi strategisnya di salah satu rute maritim tersibuk di dunia. Lokasinya yang strategis menghubungkan Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah ke Eropa. Asia Tenggara juga merupakan sumber komoditas yang paling dicari dan paling berharga: rempah-rempah.
 
Diperkirakan bahwa dalam perjalanan waktu dan dalam skala dunia, 400-500 spesies tanaman telah digunakan sebagai rempah-rempah. Untuk Asia Tenggara, jumlahnya mendekati 275 spesies (Prosea, 1999).
 
Tidak ada komoditas yang memainkan peran lebih penting dalam pengembangan peradaban modern selain rempah-rempah (Parry, 1969; Rosengarten, 1973).
 
Bumbu-bumbu yang sangat diperlukan, telah memengaruhi politik, ekonomi, dan budaya dunia. Mau tidak mau, lalu lintas padat dari Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, Eropa, dan sebaliknya, telah berubah menjadi sarana pertukaran budaya dan pemahaman antar budaya yang menyatukan berbagai ide, konsep, pengetahuan, dan pengalaman, antara orang-orang di seluruh negara. Warisan budaya maritim ini dalam jejak perdagangan global telah menjadi semakin penting untuk dibenahi.
 
Info lebih lanjut :
Website    : Negerirempah.org
Instagram : @Negerirempah

>